Nama : Novella Dita
Nadia
NIS : 8081
Kelas : 4tphp4
PT. ANDITTA RAYA BAKERY
PT. Anditta Raya Bakery adalah perusahaan
manufaktur yang bergerak dalam pembuatan roti. Perusahaan ini resmi didirikan
pada tanggal 13 Desember 1996, dan berlokasi di Jl. Gajah Mada no. 1A Semarang,
dengan luas area pabrik sekitar 5,5hektar hektar dengan 45% berupa bangunan.
Sedangkan kantor pusat berada di Jakarta. Lokasi PT. Anditta Raya Bakery sangat
strategis didukung dengan adanya jalan utama Jakarta-Surabaya. Pabrik PT.
Anditta Raya Bakery berada di Semarang dan Makassar. Sedangkan untuk kantor
penjualan dan penyaluran berada di outlet-outlet khusus di berbagai kota.
Sampai saat ini PT. Anditta Raya Bakery telah memproduksi banyak jenis bakery
yang sudah dikenal di pasaran, baik itu roti basah/bread, roti kering, dan
cake.
A.
Komoditas Produk di PT. Anditta Raya Bakery
Beberapa jenis bakery yang
diproduksi baik itu pabrik Semarang, Jakarta maupun Makassar, diantaranya:
1.
Roti basah
Jenis
jenis roti basah ini antara lain roti tawar dan roti manis. Contoh roti tawar yang
diproduksi oleh Anditta Raya Bakery adalah tawar klasik, tawar gulung, tawar
kupas, dan lainlain. Sedangkan contoh roti manis yang diproduksi oleh Buana
Bakery adalah roti, coklat, keju, ayam, kacang hijau, dan lain-lain,
Roti adalah makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang difermentasikan dengan ragi, tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi. Namun kemajuan
teknologi manusia membuat roti diolah dengan berbagai bahan seperti garam, minyak,mentega, ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di dalamnya sehingga didapat tekstur dan rasa tertentu. Roti
termasukmakanan pokok di banyak negara Barat. Roti adalah bahan dasar pizza dan lapisan luar roti
lapis. Roti biasanya dijual dalam bentuk
sudah diiris, dan dalam kondisi "fresh" yang dikemas rapi dalam
plastik.
2. Roti
kering
Jenis-jenis
roti kering yang diproduksi oleh Anditta Raya Bakery adalah bagelen, pongge,
dan sus kering.
Roti
Kering adalah
istilah yang sering digunakan untuk kue yang bertekstur keras tapi renyah yang
memiliki kadar air yang sangat rendah karena dibuat dengan cara di oven. Roti kering
memiliki daya tahan yang cukup lama, Bahan yang umum digunakan utuk pembuatan
roti kering diantaranya tepung beras, tepung ketan, terigu ataupun sagu, Roti
kering yang dioven biasanya di sebut cookies.
Roti
kering adalah makanan
ringan yang bukan
makanan utama. Secara harafiah kue seringkali diartikan sebagai
makanan ringan yang dibuat dari tepung.
Baik tepung beras maupun terigu
3. Cake
Jenis
jenis cake yang diproduksi oleh Anditta
Raya Bakery ada tiga macam, yaitu cake,
semi cake, dan chiffon cake. Perbedaan
utama antara tiap-tiap jenis cake diatas terletak pada telur yang digunakan.
Cake
yang dihias dengan lapisan (icing) dari krim mentega (buttercream), fondant, atau marzipan disebut kue tart (kue
tarcis).
Cake berhias (kue tart)
atau tanpa hiasan digunakan sebagai makanan penutup atau hidangan
istimewa resepsi pernikahan atau pesta ulang tahun. Dalam resepsi pernikahan
ala Barat dan pesta ulang tahun, upacara pemotongan kue tart merupakan salah
satu acara
Bolu atau kue bolu adalah kue berbahan dasar tepung (umumnya tepung terigu), gula, dan telur. Kue bolu
dan cake umumnya dimatangkan dengan cara dipanggang di dalam oven, walaupun ada juga
bolu yang dikukus, misalnya: bolu kukus ataubrownies kukus
4. Produk
Basahan
Produk basahan antara lain adalah kueku,
risolles, lunpia, kue cantik manis, semar mendem, lemper, arem – arem dan lain
– lain.
5.
Produk lain
Selain
roti tawar, roti manis, cake, dan
roti kering, Anditta Raya Bakery juga memproduksi donat, muffin, rhumball, puding, dan lain-lain
Penanganan QC di
tempat PT. Anditta Raya Bakery
Quality control yang ada di perusahaan antara lain
meliputi QC gudang, QC pabrik, dan QC produksi.
a. QC gudang bertugas menangani dan mencatat semua yang
berada di gudang misalnya raw material maupun material packaging dan semua
kegiatan yang mendukung serta mengontrol order dari pihak produksi.
b. QC pabrik menangani kebersihan tiap ruang produksi dan
tata cara memasuki ruang produksi.
c. QC produksi menangani setiap kegiatan produksi, meliputi
penanganan bahan baku yang akan di produksi, dan sampai ke penanganan packing.
- Standar untuk ruang produksi:
1) Tidak boleh terkontaminasi (kebersihan di utamakan)
2) Mendapat
pernyataan layak dari lembaga pemerintah
3) Dinding ruangan terbuat dari bahan yang tidak lapuk
4) sukar ditempeli debu.
- Standar ruang sortasi :
1) Ruangan harus selalu bersih
2) Harus tersedia meja khusus sortasi
3) Tersedia timbangan untuk menimbang sheet yang sudah
tersortir
4) Standar gudang penyimpanan bahan jadi: Bersih, Bebas debu
5) Aman
Penanganan QC
(Quality Control) yang dilakukan di PT Anditta Raya Bakery dilakukan pada semua
tahapan proses, meliputi:
- setiap bahan yang masuk,
- bahan selama di gudang,
- saat proses produksi, dan
- bahan yang akan dikirim ke konsumen.
Penanganan QC dilakukan oleh semua personal QC
lab yang mana masing- masing personal mempunyai tanggungjawab atas bagian
pekerjaan masing- masing. Misalnya personal QC raw material, maka dia yang
bertugas mengontrol, mengecek, mengendalikan, memastikan bahan yang datang ke
pabrik.Selain itu penaganan QC meliputi profesi Inspecting, Testing, dan
Grading. Dengan menggunakan data-data sebagai jawaban untuk pembanding dan
estimasi hasil yang baik dan yang tidak baik dipisah-pisahkan untuk mencari
mana yang dapat diterima (Accept) dan mana yang ditolak (Reject).Tujuan
perusahaan menjalankan QC adalah untuk mencari just to the point dengan cara
yang fleksible dan untuk menjamin agar konsumen merasa puas, investasi bisa
kembali, serta perusahaan mendapatkan keuntungan. Bagian pemasaran dan bagian
produksi tidak perlu memaksakan, tetapi perlu kelancaran dengan memanfaatkan
data, inspection dan testing dengan analisastatistic dari QC yang disampaikan
kepada pihak produksi untuk mengetahui bagaimana hasil kerjanya sebagai langkah
untuk perbaikan. Saat pelaksanaan QC dan testing bisa ditemukan beberapa
masalah kualitas khusus, kemudian dibuat suatu study masalah khusus agar dapat
dipergunakan untuk mengatasi masalah di bidang penggudangan, produksi, maupun
distribusi.
Disamping tersebut di
atas tugas QC yaitu:jika terjadi komplain atau return, mengadakan cek ulang dan
menyatakan kebenaran return untuk bisa diterima atau tidak diterima secara
terpisah lalu laporkankepimpinan supaya bisa mengusut dan memberikan informasi
ke departemen terkait untuk kemajuan proses berikutnya.
a. Konsep QC dari pihak / unit produksi
Para karyawan
diproduksi harus mau mengerti dan bertanggung jawab apabila terdapat salah satu
produksinya cacat. Dengan ini masalah kualitas produksi yang harus menjadi
tanggung jawabanya jangan sampai jelek terus menerus. Dalam konsep pokok QC
didalam proses produksi ialah baik buruknya barang produksi adalah merupakan
tanggung jawab manager produksi. Bagian QC tidak berhak mencampuri urusan ini,
karena tidak demikian sistem kerja QC didalam kenyataannya tidak bisa leluasa
dijangkau.
b. Konsep QC terhadap
bagian produksi
Hasil produksi di
cross-check lagi oleh bagian QC dan hasilnya di informasikan kepada bagian produksi
dengan data yang jelas sebagai komunikatif, kemudian ditindak lanjuti oleh QC. Quality
Control atau pengendalian mutu adalah bagian dari unit usaha yang bertugas
mengawasi dan mengendalikan mutu dari bahan baku, proses sampai barang jadi.
Dengan adanya Quality Control dalam suatu perusahaan, perusahaan tersebut akan
dapat mengendalikan ke konsistensianmutu dan standar yang ditentukan untuk
memenuhi kepuasan pelanggan. Selain itu juga untuk mencegah dan menghindari
kerusakan produk yang akan berpengaruh terhadap penurunan biaya setelah dijual
(after sales), meningkatkan produksi dan menjaga citra produk, cara terbaik
mengendalikan mutu propduk, menjadi acuan system kerjadan perbaikan produk yang
dihasilkan.
Secara garis besar
Field Quality Control dibagi menjadi :
1) QC Analisa/Laboratorium, QC yang bertugas menganalisa
bahan termasuk incoming dan produk akhir
2) QC Field Inspekyor/QC lapangan, QC yangmengontrol setiap
tahapan proses dalam memproduksi barang
3) QC Lapangan/Proses, QC yang bertugas menjaga agar kondisi
proses dan produk yang dihasilkan secara fisik sesuai standar
4) QC Proses mengawasi titik kritis proses misalnya suhu
proses, kecepatan mesin, lama waktu dan lain-lain
5) QC Produkya itu mengawasi titik kritis produk yang akan
masuk proses dan produk jadi, misalnya
bentuk dan ukuran, kenampakan, aroma dan lain-lain.
Dalam struktur
organisasi perusahaan bagian quality control bisa ditempatkan dibagian produksi yang berarti tanggungjawab
pekerjaan secara langsung berada dibawah manager produksi. Adapula yang
menempatkan Quality Control pada bagian tersendiri terpisah dari bagian
produksi, yang berarti tanggungjawab pekerjaan bukan kepada Manager Produksi
tetapi langsung dibawah Manager QC atau langsung dibawah Manager Umum (General
Manager). Masing-masing penempatan tersebut mempunyai sisi kelebihan dan
kekurangan .Yang menjadi penekanan adalah dimana QC tersebut bernaung karena
akan memperlihatkan tugas(tanggungjawab) dan wewenang QC.
A.
Penanganan Limbah di PT Anditta Raya Bakery
Penanganan limbah
yang terdapat di PT Anditta Raya Bakery dikategorikan dalam penanganan limbah
secara biologi karena menggunakan jasa mikrobiologi sebagai pengolah limbah
tersebut. Air limbah yang dihasilkan ialah air limbah yang banyak mengandung
senyawa organik. Sistem pengolahan yang digunakan merupakan kombinasi antara
pengolahan aerob dan anaerob. Limbah tersebut diolah diarea tersendiri yang
disebut dengan WWT (Waste Water Treatment). Hasil akhir dari pengolahan limbah
ini akan ditampung dalambak penampungan akhir, yang kemudian akan dilakukan
pengecekan menggunakan ikan. Apabila ikan yang dimasukkan masih hidup, maka
cairan siap dialirkan kesungai.
B.
HRD dan standar pegawai di PT Anditta Raya Bakery
HRD ( Human Resource
Development ) adalah suatu pekerjaan yangmenangani berbagai masalah pada ruang
lingkup karyawan, pegawai, buruh, manager, dan tenaga kerja lainnya untuk dapat
menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah
ditentukan.Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab HRD :
a. Melaksanakan persiapan dan seleksi tenaga kerja
(Preparation and Selection), Persiapan, Rekruitmen tenaga kerja ( Recruitment
), Seleksi tenaga kerja ( Selection )
b. Pengembangan dan evaluasi karyawan ( Development and
Evaluation )
Tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan atau organisasi
harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.Untuk itu
diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai
dan ahli di bidang masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan
begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai
dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
c. Memberikan kompensasi dan proteksi kepada pegawai (
Compensation and Protection )
Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai
secara teratur dari organisasi atau perusahaan.Kompensasi yang tepat sangat
penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang adapada
lingkungan eksternal.Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat
menyebabkan masalah ketenagakerjaan di kemudian hari ataupun dapat menimbulkan
kerugian pada organisasi atau perusahaan.Proteksi juga perlu diberikan kepada
pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenangsehingga kinerja dan
kontribusi pekerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.Kompensasi
atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya. Sedangkan proteksi
biasanya diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dalam bentuk penggantian
biaya ketika karyawan mengalami keadaan kurang sehat (sakit) ataupun ketika
mengalami kecelakaan akibat pekerjaan.
Standar
pegawai·Research and Development ( R&D )
- Diutamakan yang berpengalaman sebagai R&D dan
mengerti tentang bahan-bahan tambahan makanan, proses produksi dan pengemasan.
- Marketting Berpengalaman
Mengetahui
sistem pemasaran yang baik,dan mampu mengevaluasi flavour ( dengan smelling ),
serta mempunyai pengetahuan tentang bahan tambahan makanan dan diutamakan S1.
- Human Resource Development ( HRD )
Berpengalaman,
jujur, dan diutamakan S1.
- Quality Control ( QC )
Berpengalaman,
mengetahui mutu Food and Safety of Raw Material dan mengerti tentang
bahan-bahan tambahan makanan.
- Produksi
Rajin
dan mampu mengangkat benda berat.
C.
Produk Hasil Olah dan Sasaran Pemakai Perusahaan Produk
hasil olah yang di produksi di PT Anditta Raya Bakery
a. Produk hasil olah berupa roti diantaranya:
1) Roti Kering
2) Roti Manis (Bread)
3) Bolu
4) Tart
5) Produk basahan
b. Sasaran pemakai lokal:
Seluruh
wilayah indonesia yang meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi
D.
System Pemasaran Perusahaan Pemasaran
System Pemasaran Perusahaan,
Pemasaran dilakukan di pusat marketing yang berada di Jakarta, dalam hal ini
pihak marketing langsung mendistribusikan ke agen-agen besar atau grosir untuk
dilakukan penyebaran terhadap produk yang dihasilkan tersebut.
1) Roti Kering
2) Roti Manis (Bread)
3) Bolu dan Tart
Pemasaran lokal
1) Roti Kering
Dilakukan
proses marketing yang dilakukan pada wilayah Nusantara,dengan sistem yang telah
ditetapkan oleh pihak marketing
2) Roti Manis (Bread)
Pemasaran
permen karet lebih dominan pada marketing yang dilakukan pada konsumsi rumah tangga
untuk berbagai kalangan usia ,marketing di salurkan di wilayah Nusantara
E.
Fasilitas dan Ketenagakerjaan PT. Anditta Raya Bakery
Mempunyai lahan
seluas 5,5 hektar yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas utama berupa
laboratorium, ruang produksi, ruang pengemasan, gudang bahan mentah, gudang
barang jadi, mushola,locker, kantin, koperasi, poliklinik, pos satpam, IPAL, Incinerator,
ruang kantor, danutility. Selain itu terdapat pula beberapa fasilitas penunjang
seperti tempat parkir mobil dan tempat parkir motor.
PT. Anditta Raya Bakery
memiliki karyawan sekitar 1200 karyawan. Fasilitas yang diterima karyawan
antara lain gaji bulanan, tunjangan transportasi, tunjangan kesehatan, asuransi
jamsostek, penyediaan makan, serta fasilitas berupa seragam kerja. Karyawan PT.
Anditta Raya Bakery ada yang berstatus sebagai karyawan tetap dan ada yang
berstatus karyawan kontrak. Waktu kerja karyawan di bagi menjadi 2 yaitus hift dan
non shift dengan pembagian waktu kerja sebagai berikut :
1. Non Shift
Karyawan yang tidak
terkena shift berkerja mulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00 selama 5 hari kerja
setiap minggunya mulai dari hari senin sampai hari jumat.
2. Shift I Karyawan
Shift I mulai bekerja pada pukul 07.00 sampai dengan
pukul 14.00 dan masuk 6 hari kerja setiap minggunya sesuai ketentuan.
3. Shift II Karyawan
Shift II mulai bekerja pada pukul 13.00 – 21.00 dan masuk
5 hari kerja setiap minggunya sesuai dengan ketentuan.
4. Shift III Karyawan
Shift III mulai bekerja pada pukul 21.00 sampai dengan
pukul 06.00 dan masuk 5 hari kerja setiap minggunya sesuai ketentuan.
Struktur Organisasi
Bentuk struktur organisasi pada PT. Anditta Raya Bakery
adalah struktur organisasi yang terdiri dari beberapa kelompok yang bertugas
pada fungsi yang berbeda - namun menekankan pada satu tujuan yaitu pengembangan
produk, kemajuan produk, dan juga kemajuan perusahaan. Manajemen teknologi
dibagi dalam tiga divisi,yaitu divisi pengawasan mutu (QC dan QA), divisi product
development dan divisi packaging development. Dalam praktik kerja lapangan ini,
penulis bertugas didivisi pengawasan mutu (Quality Control) yang di dalamnya
terdapat QC Analis, QC Inspector (line controller), QC Mikrobiologi, QC
Incoming Material dan QC Field.
F.
Kepedulian Lingkungan PT. Anditta Raya Bakery
Kepedulian PT. Anditta Raya Bakery meliputi dana sosial
untuk beda masyarakat khususnya dilingkungan sekitar pabrik, selain itu
rekruitmen pekerja banyak yang diperoleh dari masyarakat sekitar. Kepedulian
juga dilakukan dalam bentuk baksos(bakti sosial) untuk masyarakat yang kurang
mampu.
G. gambar produk
G. gambar produk
H. Video Usaha



terimakasih atas informasinya seputar wirausaha Kak, sangat bermanfaat..
BalasHapusAplikasi Kasir Warung
info yang sangat bermanfaat kak
BalasHapusalamat kantor alfamart